Bupati Ende Serahkan Bantuan kepada Korban Bencana Angin Kencang di Kelurahan Onekore
Ende, 24 Juli 2026 – Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda mengunjungi rumah warga yang terdampak bencana angin kencang di Jalan Hayam Wuruk RT 006 RW 002, Kelurahan Onekore, Kecamatan Ende Tengah, sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang mengalami musibah.
Musibah tersebut terjadi pada Senin, 20 Juli 2026, saat hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang mengakibatkan sebuah pohon reo tumbang dan menimpa rumah milik Maria Khatarina Nguru (77). Akibat kejadian tersebut, rumah beserta sejumlah perabotan mengalami kerusakan. Beruntung, tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Turut mendampingi Bupati Ende dalam kunjungan tersebut, Kepala BPBD ,Camat Ende Tengah bersama jajaran perangkat daerah, Lurah Onekore beserta staf kelurahan, serta unsur terkait lainnya. Kehadiran pemerintah di lokasi bencana menjadi wujud sinergi dalam memberikan perhatian dan dukungan kepada masyarakat yang terdampak.
Dalam sambutannya, Camat Ende Tengah, Yulianus A. Laga Pasa, S.STP, M.Si menyampaikan apresiasi atas kepedulian Bupati Ende yang hadir secara langsung menemui korban. Menurutnya, kehadiran Bupati di tengah masyarakat merupakan bukti nyata bahwa pemerintah selalu hadir untuk masyarakat yang sedang mengalami kesulitan.
"Kehadiran Bapak Bupati di tempat ini merupakan bukti bahwa pemerintah hadir untuk masyarakatnya" ujar Yulianus
Pada kesempatan tersebut, Bupati Ende menyampaikan rasa prihatin kepada korban sekaligus menyerahkan bantuan sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Ende untuk meringankan beban keluarga yang terdampak. Bupati juga memberikan semangat kepada keluarga agar tetap kuat dan berharap proses pemulihan dapat berjalan dengan baik.
Sebelumnya, Lurah Onekore Kwirinus Viktor Bae, S.Sos bersama staf kelurahan dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Onekore Bripka Paulus Rago telah meninjau lokasi kejadian serta membantu proses penanganan awal. Korban bersama keluarga juga diimbau untuk sementara waktu mengungsi ke tempat yang lebih aman mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan.
Proses evakuasi dan pembersihan material dilakukan secara gotong royong oleh personel Pemadam Kebakaran, petugas PLN, serta masyarakat setempat melalui pemangkasan pohon dan pembersihan reruntuhan yang menimpa rumah korban. Langkah tersebut dilakukan guna mengantisipasi potensi bahaya lanjutan serta mempercepat pemulihan kondisi di lokasi kejadian.
Pemerintah Kabupaten Ende mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama pada musim hujan yang disertai angin kencang. Warga juga diharapkan segera melaporkan kepada pemerintah setempat apabila terdapat pohon yang berpotensi membahayakan keselamatan sehingga dapat dilakukan penanganan sejak dini.