Rapat Persiapan Lomba Naro: Upaya Menghidupkan Kembali Budaya Ende
Ende, 8 Mei 2026- Rapat persiapan pelaksanaan Lomba Naro digelar di Aula Kantor Camat Ende Tengah, sebagai langkah untuk mematangkan salah satu agenda budaya yang dinantikan masyarakat. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Bidang Promosi Dinas Pariwisata, Ketua Panitia Lomba Naro, Camat Ende Tengah beserta jajaran, Lurah Onekore, Para Mosalaki (tokoh adat), serta perwakilan masyarakat.
Dalam rapat tersebut, dibedah kembali secara rinci rundown acara yang telah disusun oleh panitia agar menyesuaikan dengan kondisi di lapangan. Pembahasan berlangsung dinamis dengan berbagai masukan dari peserta rapat, terutama dari para tokoh adat yang menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai autentik dalam pelaksanaan lomba.
Lomba Naro sendiri merupakan kegiatan budaya yang bertujuan untuk melestarikan tradisi masyarakat Nage yang telah lama tidak digelar, bahkan tercatat hampir satu dekade vakum. Oleh karena itu, pelaksanaannya tahun ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan kembali warisan budaya lokal yang sarat makna.
Sejumlah penyesuaian pun disepakati dalam forum. Salah satu perubahan signifikan adalah durasi pelaksanaan lomba yang semula direncanakan berlangsung selama dua hari, kini disederhanakan menjadi satu hari. Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan efisiensi waktu serta keterbatasan anggaran, tanpa mengurangi esensi dan nilai budaya yang ingin ditampilkan.
Camat Ende Tengah, Yulianus A. Laga Pasa, S.STP, M.Si dalam arahannya menyampaikan harapan agar kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga mampu menarik perhatian publik yang lebih luas. Ia mendorong keterlibatan media, seperti RRI Ende, untuk membantu menggaungkan Lomba Naro sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya Nage.
Lomba Naro dijadwalkan akan dilaksanakan pada 1 Juni 2026 di Kampung Adat Onekore, dengan mengusung tema “Pancasila”. Tema ini diharapkan dapat memperkuat semangat persatuan serta mempertegas nilai-nilai budaya lokal dalam bingkai kebangsaan.