Angin Kencang Rusak Dua Ruang Kelas SLB Tuna Grahita di Ende Tengah, Penanganan Cepat Dilakukan Aparat Gabungan
Ende_22 Januari 2026. Kerusakan infrastruktur
pendidikan terjadi di wilayah Kecamatan Ende Tengah, tepatnya di Sekolah Luar
Biasa (SLB) Tuna Grahita, akibat terjangan angin kencang yang terjadi pada
malam hari. Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh angin besar yang melanda
kawasan tersebut sekitar pukul 02.00 WITA, sehingga mengakibatkan seng atap
pada dua ruang kelas melayang dan mengalami kerusakan cukup serius.
Menanggapi kejadian tersebut, penanganan cepat
langsung dilakukan oleh petugas gabungan. Dinas Pemadam Kebakaran dan
Penyelamatan (Damkar) bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) segera
tiba di lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan area sekaligus menanggulangi
kerusakan awal guna mencegah dampak lanjutan yang dapat membahayakan warga
sekolah maupun lingkungan sekitar.
Selain aparat teknis, unsur pemerintahan wilayah juga bergerak cepat. Pihak Kecamatan Ende Tengah bersama kelurahan Kelimutu yang bersentuhan langsung dengan masyarakat turun langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi lapangan sekaligus menjalin koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ende sebagai langkah awal penanganan dampak bencana.
Meski mengalami kerusakan pada sebagian fasilitas
sekolah, aktivitas pembelajaran di SLB Tuna Grahita tetap berjalan. Pihak
sekolah melakukan penyesuaian dengan memanfaatkan ruang yang masih aman
digunakan. Kondisi ini mencerminkan komitmen serta semangat belajar yang tinggi
dari peserta didik dan tenaga pendidik dalam memastikan proses pendidikan tetap
berlangsung di tengah keterbatasan.
Sementara itu, dari pihak BPBD Kabupaten Ende
disampaikan bahwa mulai tahun 2026, bantuan kebencanaan tidak lagi terbatas
pada bantuan pangan semata. BPBD menegaskan bahwa ke depan bantuan akan
mencakup kebutuhan yang lebih luas, termasuk sandang dan papan, sebagai bentuk
penguatan perlindungan dan pemulihan bagi masyarakat terdampak bencana.
Hingga saat ini, tidak dilaporkan adanya korban
jiwa dalam kejadian tersebut. Pemerintah daerah bersama instansi terkait terus
melakukan pemantauan dan koordinasi lanjutan guna memastikan proses penanganan
berjalan optimal serta aktivitas pendidikan dapat segera kembali normal.
Camat Ende Tengah Yulianus A.Laga Pasa,S.STP,M.Si
menyampaikan Apresiasi Kepada satuan Polisi Pamong Praja dan BPBD yang Merepon
cepat Laporan dari Kami pihak Kecamatan walaupun dengan media Handphone. Hasil
Koordinasi Pengerjaan Kerusakan atap dilaksanakan Hari ini juga dengan bantuan
Seng Dari BPBD kabupaten Ended an di Kerjakan oleh Pegawai Satpolpp Kabupaten
Ende.
Sumber/website.EndeTengah.